Jumat, 26 April 2013

Pengertian Sistem



KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan YME yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah tentang Sistem ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang sistem yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah Sistem di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar.Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan YME akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah Sistem ini memuat tentang Pengertian Sistem – Tujuan Sistem – Fungsi Sistem – Komponen Sistem -  dll.
Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru/dosen pembimbing yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.








BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Sistem sangat penting dalam dunia teknologi, teknologi dari tahun ketahun semakin berkembang dan mengalami kemajuan, sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan cara berpikir manusia. Dengan demikian sistem pun ikut berkembang. Bangsa Indonesia sebagai salah satu negara berkembang tidak akan bisa maju selama belum memperbaiki kualitas sumber daya manusia bangsa kita. Kualitas hidup bangsa dapat meningkat jika ditunjang dengan sistem pendidikan yang mapan. Dengan sistem pendidikan yang mapan, memungkinkan kita berpikir kritis, kreatif, dan produktif.

B. IDENTIFIKASI MASALAH (LATAR BELAKANG)
Sesuai dengan judul makalah ini “Pengertian Sistem dan Analisis Sistem” , terkait dengan perkembangan teknologi Informasi saat ini. Berkaitan dengan judul tersebut, maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1. Apa pengertian dasar dan definisi Sistem
2. Apa saja Tujuan Sistem
3. Apa saja Fungsi Sistem
4. Apa saja Komponen Sistem
5. Apa Interaksi Sistem atau Saling Berhubungan
6. Apa Penggabungan yang Menimbulkan Keterpaduan
7. Apa Proses Transformasi

C. PEMBATASAN MASALAH
Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada masalah :
a. Definisi Sistem dan Analisis Sistem
b. Tujuan Sistem
c. Fungsi Sistem
d. Komponen Sitem
e. Interaksi atau Saling Berhubungan
f. Penggabungan yang Menimbulkan Keterpaduan
g. Proses Transformasi

D. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang dibahas dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Bagaimana deskripsi Pengertian dasar,definisi Sistem dan Analisis Sistem
2. Bagaimana deskripsi Tujuan Sistem
3. Bagaimana deskripsi Fungsi Sitem
4. Bagaimana deskripsi Komponen Sistem
5. Bagaimana deskripsi Interaksi atau Saling Berhubungan
6. Bagaimna deskripsi Penggabungan yang Menimbulkan Keterpaduan
7. Bagaimana Proses Transformasi

BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN SISTEM

Kata Sistem awalnya berasal dari bahasa Yunani (sustēma) dan bahasa Latin (systēma).  Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam
melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Contoh :
• Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware
• Sistem Akuntansi

Menurut LUDWIG VON BARTALANFY : Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
Menurut ANATOL RAPOROT : Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.

Menurut L. ACKOF : Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya.
Syarat-syarat sistem :
1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.
2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.
5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.Analisis dan Perancangan Sistem.

Secara garis besar, sistem dapat dibagi 2 :
Ø  SISTEM FISIK ( PHYSICAL SYSTEM ) :
Kumpulan elemen-elemen/ unsur-unsur yang saling berinteraksi satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara nyata tujuan-tujuannya.
Contoh :
- Sistem transportasi, elemen : petugas,mesin, organisasi yang menjalankan transportasi
- Sistem Komputer, elemen : peralatan yang berfungsi bersama- sama untuk menjalankan pengolahan data.

Ø  SISTEM ABSTRAK ( ABSTRACT SYSTEM) :
Sistem yang dibentuk akibat terselenggaranya ketergantungan ide, dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat diuraikan elemen-elemennya.
Contoh : Sistem Teologi, hubungan antara manusia dengan Tuhan.


B. TUJUAN SISTEM

            Setiap sistem memiliki tujuan, entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda, demikian juga organisasi sebagai sistem juga memiliki tujuan tertentu. Oleh karena adanya upaya pencapaian tujuan ini maka setiap organisasi selalu terdapat interaksi, kestabilan, kemampuan beradaptasi, dan berkembang. 
C. FUNGSI SISTEM
            Untuk menggerakan suatu komponen atau elemen-elemen untuk mencapai suatu tujuan. Seperti halnya fungsi sistem operasi, yaitu;
1. Fungsi Sistem Operasi sebagai Kordinator, yang memberikan fasilitas sehingga segala aktivitas yang kompleks dapat dikerjakan dalam urutan yang benar.
2. Fungsi Sistem Operasi sebagai Pengawal, yang memegang kendali proses untuk melindungi file dan memberi batasan pada pembacaan, penulisan, eksekusi data dan program.
3. Fungsi Sistem Operasi sebagai penjaga gerbang, yang akan mengawasi siapa saja yang dapat masuk kedalam sistem komputer.
4. Fungsi Sistem Operasi sebagai pengoptimal, yang akan membuat scedule atas beberapa masukan pengguna, akses basis data, komputasi, keluaran, dan lain sebagainya untuk meningkatkan kinerja sistem.
5. Fungsi Sistem Operasi sebagai akuntan, yang menjaga pewaktuan CPU tetap berada pada jalur yang benar, penggunaan memori, operasi I/O, penyimpanan pada disk dan lain sebagainya.
6. Fungsi Sistem Operasi sebagai serever, yang memberikan pelayanan yang diperlukan pengguna, seperti restrukturisasi direktori file.

D. KOMPONEN SISTEM

Sistem terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
Yaitu:
1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.

2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

E. ITERAKSI ATAU SALING BERHUBUNGAN
Sebagai suatu sistem, bagian-bagian dan organisasi saling berhubungan satu sama lain. Antara satu bagian dengan bagian lain dari sistem itu saling tergantung, masing-masing memiliki tugas yang khusus, terspesialisasi dan berlainan. Terdapat pembagian kerja yang terintegrasi di antara bagian-bagian dari suatu organisasi sebagai suatu sistem. Sistem ini menunjukkan adanya hubungan antar bagian dalam sistem.
 Proses saling hubungan antar bagian Bekerjanya masing-masing bagian dan saling hubungan antar bagian dalam organisasi itu menunjuk pada suatu proses yang saling berkaitan (linking processes)
F. PENGGABUNGAN YANG MENIMBULKAN KETERPADUAN
Semua   komponen   dalam   sistem   pembelajaran   haruslah   saling berhubungan  satu  sama lain.  Sebagai  misal  dalam proses pembelajaran di sajikan  penyampaian pesan melalui media, maka diperlukan adanya aliran listrik untuk membantu memberikansinar. Jika aliran listrik tidak berfungsi, akan menimbulkan kesulitan bagi guru dalam melangsungkan pembelajaran. Dengan  dasar inilah, pendekatan sistem dalam pembelajaran memerlukan lubungan antara komponen yang satu dengan lainnya.
Penggabungan yang menimbulkan keterpaduan yang menyatakan bahwa suatu keseluruhan itu mempunyai nilai atau kemampuan yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan jumlah bagian-bagian. Dalam kaitan dengan kegiatan pembelajaran, para guru sebaiknya berusaha menjalin keterpaduan antara sesama guru, antar guru dengan siswa, atau antar materi,guru, media, dan siswa. Sebab apalah artinya materi yang disiapkan kalau tidak ada siswa yang menerima. Demikian juga sebaliknya.

G. PROSES TRANSFORMASI     :
Tujuan pendidikan pada umumnya adalah meningkatkan kualits hidup manusia. (menjadikan hari esok lebih sempurna).
Hidup berkualitas adalah bagaimana agar masyarakat dapat hidup dngan lebih baik lagi daripada sebelumnya.
Bagan diatas menjelaskan bagaimana pendidikan apabila dilihat dari prosesnya.
Proses pendidikan tersebut berawal dari instrumental input. Yang dimaksud dengan instrumental input adalah awal dari masukan masukan di pendidikan. Terdapat juga input (masukan-masukan) seperti kurikulum pendidikan pelajar/siswa, kemudian dilihat dari sistematika diatas, masukan-masukan tersebut di transfer/diolaholeh para staff/pengajar yang unggul sesuai dengan standar pengajar di indonesia, kemudian dari olahan secara keseluruhan akan terlihat, akan nampak hasilnya. Yaitu nilai. Hasil yang lebih mendasar adalah sebuah sistem pembelajaran yang membentuk manusia seutuhnya. Pendidika juga mampu mencetak manusia yang unggul, berkualitas. Semua sistem, kerangka, tersebut diatas tidaklah terlepas dari peran lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar juga dapat membantu dalam proses transformasi ilmu pendidikan tersebut. Dan lingkungan pulalah tempat/ objek dari pengamalan ilmu pendidikan yang telah diolah oleh berbagai banyak komponen.
Dari semuanya diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa, hasil ahir dari suatu trasformasi sistem pendidikan adalah mengefektifkan segala aspek yang ada dalm pendidikan sehingga tujuan ahir meningkatkan kualitas kehidupan manusia sehingga manusia dapat mengelola dirinya sendiri, memperoleh akses pekerjaan, tinggal dilingkungan hidup yang baik, sehat akan jasmani dan rohani, adanya vertilisasi dan sanitasi yang baik serta mampu memaksimalkan pikiranyya, itu semua dapat tercapai dengan baik.

















BAB III
PENUTUP

Berdasarkan uraian hahasan SISTEM dapat disimpulkan bahwa:
·         Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

·         suatu kesatuan unsur-unsur yang saling berinteraksi fingsional yang memperoleh masukan menjadi keluaran. Kesamaan lain yang meliputi :  adanya tujuan, adanya fungsi untuk mencapai tujuan ,ada bagian komponen yang melaksanakan fungsi-fungsi tersebut, adanya interaksi antara komponen satu saling hubungan,  adanya penggabungan yang menimbulkan jalinan keterpaduan, adanya proses transformasi,  adanya proses umpan balik untuk perbaikan dan  adanya daerah batasan dan lingkungan.













DAFTAR PUSTKA

·         http://www.answers.com/system, 13 Mei 2005.
·         Manetsch dan Park(1979) dikutip dalam Eriyatno. 1999. “Ilmu Sistem: Meningkatkan Mutu dan Efektivitas Manajemen”. Jilid Satu. IPB Press, Bogor.
·         “System Theory”. (http://www.tcw.utwente.nl/theorieenoverzicht/Theory%20clusters/ Communication%20Processes/System_Theory.doc., 9 mei 2005).
·         hhtp://google.com
·         hhtp://blainter.net
·         http://wordpress.com
·         http://yanazmi.blogspot.com
·         http://www.ut.ac.id/html/suplemen/sosi4310/top.14.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar